Profil Mahasiswa Asing

Magister Ilmu Komunikasi – FISIP Universitas Diponegoro

Islam Karem Rouby Mohammed

Magister Ilmu Komunikasi

Islam sedang berada di tahun kedua untuk mengambil gelar magister di Ilmu Komunikasi Fisip Undip. Ia adalah seorang Public Relations Coordinator African association (National Committee of the African Union), Cairo (Egypt)

Selama menjadi mahasiswa, ia telah mendapatkan banyak penghargaan di berbagai kegiatan nasional dan internasional. Beliau mempertimbangkan untuk belajar di Magister Ilmu Komunikasi, karena MIKOM UNDIP memiliki reputasi yang bagus yang sudah diakui di tingkat global. Hal itu dibuktikan dengan hasil pemeringkatan yang dilakukan lembaga-lembaga terpercaya, dimana MIKOM masuk rekomendasi magister universitas dunia. Sehingga, ia tidak ragu untuk melanjutkan kembali dan memperdalam bidang keilmuan Public Relations miliknya.

Ahmed A. O. Shbair

Magister Ilmu Komunikasi

Ahmed saat ini sedang menempuh tahun pertama di Magister Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro.

Ketertarikannya pada perkembangan Media Palestina dan Media Internasional, membuat Ahmed yang berasal dari Palestina,  memutuskan untuk belajar di Magister Ilmu Komunikasi di FISIP UNDIP. Menurutnya, universitas ini memiliki banyak dosen yang berkualitas dan berpengalaman. Terbukti hasil pemeringkatan yang dilakukan lembaga-lembaga terpercaya, dimana UNDIP masuk di jajaran universitas dunia. Pembelajaran yang dilakukan MIKOM UNDIP pun sangat unik karena memberikan pengalaman penelitian langsung dengan kunjungan lapangan, sehingga ini membantunya memperluas jaringan sosial dan meningkatkan keterampilannya sebagai jurnalis di masa depan.

Silas Hamenyimana

Magister Ilmu Komunikasi

Ia lahir di Gitanga pada 9 April 1991 di Burundi.

Setelah lulus sarjana Studi Afrika di Fakultas Seni dan Ilmu Sosial di Universitas Burundi pada tahun 2017, ia menjadi jurnalis volunteer di Radio dan Televisi Nasional Burundi. Lalu, ia melamar beasiswa The  Kemitraan Negara Berkembang dan memutuskan untuk belajar Magister Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro pada tahun 2018.

Alasannya, memilih kuliah di universitas Diponegoro khususnya Magister Ilmu Komunikasi, pertama karena universitas ini termasuk sepuluh besar universitas yang memberikan pendidikan tinggi dan unggul di Indonesia Kedua, selama masa studi, ia menyadari bahwa kedekatan antara dosen dengan mahasiswa, sangat membantu  dalam menyesuaikan diri dengan sangat cepat ke lingkungan baru

Sebagai angkatan kedua belas Magister Ilmu Komunikasi khususnya Jalur Komunikasi Strategis, Silas berencana memfokuskan penelitiannya mengenai interaksi antar budaya dan adaptasi migran selama krisis (Pandemi COVID-19)

MD Talebur Islam

Magister Ilmu Komunikasi

Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Diponegoro

Ia datang ke Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 2019 karena mendapatkan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia yang diselenggarakan dan didanai oleh Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Indonesia. Berkat keingintahuan yang tinggi dan mengeksplorasi bidang media secara konsisten, ia memutuskan unuk melamar Diponegoro International Student Scholarship (DISS) dan ia diterima.

Alasan ia memilih Magister Ilmu Komunikasi, karena Universitas Diponegoro dinobatkan sebagai salah satu dari 10 kampus dengan skor paling tinggi dan terpopuler di Indonesia. Hampir semua jurusan yang ada di Universitas Diponegoro telah terakreditasi A. Menurutnya, ketika melakukan pembelajaran di MIKOM UNDIP, suasana yang diciptakan sangatlah multicultural karena beragamnya latar belakang mahasiswa. Sehingga, itu membantu terciptanya lulusan yang andal dan dapat bersaing di kancah internasional karena memiliki pemahaman multicultural yang kuat.

Rencananya, Talebur akan melakukan penelitian tentang kebijakan komunikasi organisasi di Jawa Tengah dan menganalisis hegemoni dan perilaku manusia melalui perspektif komunikasi. yang nantinya dapat memberikan kontribusi atas temuan baru untuk UNDIP dan Indonesia. Selanjutnya, ia memiliki rencana lain, yaitu mempublikasikan pekerjaannya di jurnal Terindeks Scopus.